LIRIK, Newshunters – Tim Penyuluh 11 Pencegahan Karhutla Kabupaten Indragiri Hulu yang dipimpin langsung oleh Kolonel CHK Heri K, S.H., M.H. selaku Ketua Tim Penyuluh Karhutla, melaksanakan kegiatan penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Gedung Training Center Demo Room Pertamina EP Lirik, Desa Lirik Area, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, pada hari Kamis (10/09/2026) pukul 10.00 hingga 15.30 WIB.

Kegiatan dihadiri oleh 60 orang masyarakat dari berbagai elemen di wilayah Kecamatan Lirik.
Rangkaian Kegiatan : Pukul 10.30 WIB: Tim tiba di lokasi, disambut oleh Pelaksana Tugas Camat Lirik beserta perangkat kecamatan, dilanjutkan dengan audiensi, Pukul 11.00 WIB: Pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan Karhutla kepada masyarakat, Pukul 12.00 WIB: Kegiatan sosialisasi selesai, Pukul 13.00 WIB: Istirahat, Sholat, dan Makan (Ishoma), Pukul 14.30 WIB: Tim meninggalkan lokasi penyuluhan, Pukul 15.30 WIB: Tim tiba kembali di Posko Karhutla Mabes TNI Rengat.
Hadir dalam Kegiatan : Airlangga M Syahraihan (Jr Officer Relation Lirik — Pertamina EP), Sudarman, S.E. (Pelaksana Tugas Camat Lirik), Pelda Adi S Barus (Mewakili Danramil 04/Pasir Penyu), AKP Novris H Simanjuntak, S.H. (Kapolsek Lirik), Para Kepala Desa se-Kecamatan Lirik, Para Babinsa Kecamatan Lirik, Serta 60 orang masyarakat.
Hasil Sosialisasi : Masyarakat yang hadir mayoritas memiliki lahan perkebunan sawit dan sangat antusias menyimak paparan yang disampaikan tim penyuluh.
Masyarakat secara tegas mengecam praktik pembalakan dan pembakaran lahan untuk dijadikan kebun sawit, karena merugikan banyak pihak, termasuk kerusakan lingkungan dan dampak kesehatan akibat asap.
Masyarakat telah membentuk kelompok MPA (Masyarakat Peduli Api) dan telah berupaya mengantisipasi kebakaran secara dini dengan sinergitas bersama TNI, Polri, BPBD, DAMKAR, dan Mangala Agni. Namun, terdapat kendala utama: MPA belum mendapatkan dana operasional untuk menjalankan fungsinya secara maksimal di lapangan.
Masyarakat berharap kepada pemerintah untuk mendapatkan bantuan sumur bor, mengingat pasokan air di wilayah tersebut semakin berkurang, terutama di musim kemarau yang sedang berlangsung, sehingga menyulitkan upaya pemadaman jika terjadi kebakaran.
Tujuan Penyuluhan : Meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya Karhutla dan kemampuan mengantisipasi kebakaran sejak dini.
Memastikan peserta sosialisasi dapat menyampaikan pesan-pesan pencegahan kepada masyarakat luas di desa masing-masing.
Memberikan pemahaman tegas agar tidak melakukan pembalakan dan pembakaran lahan untuk perkebunan sawit.
Meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terkait sanksi yang berlaku atas pembalakan dan pembakaran lahan secara liar.(**)






