Skip to content
NEWS HUNTERS INHU

NEWS HUNTERS INHU

Primary Menu
  • Beranda
  • UMUM
  • HUKUM
  • TNI
  • POLRI
  • OLAHRAGA
  • TEAM REDAKSI
Live
  • Home
  • UMUM
  • Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Nilai Guna Bagi Kehidupan Ketahanan Lingkungan
  • UMUM

Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Nilai Guna Bagi Kehidupan Ketahanan Lingkungan

Redaksi 23 April 2026 3 minutes read
1776928169-picsay

Newshunters.Com – Peringatan Hari Bumi menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan menjadi kebutuhan bersama yang dimulai dari langkah sederhana. Semangat ini tercermin dalam berbagai inisiatif yang dijalankan Pertamina EP (PEP) Lirik di sekitar wilayah kerja dengan mengajak masyarakat mengelola sampah menjadi sumber nilai guna sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dari tingkat rumah tangga. Kamis (23 April 2026)

Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mendorong ketahanan energi nasional, PEP Lirik menempatkan aspek lingkungan dan sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari keberlanjutan operasional.

Melalui program pemberdayaan, PEP Lirik mendorong perubahan perilaku yang sejalan dengan semangat Hari Bumi 2026 yang memperkuat aksi kolektif untuk bumi yang lebih berkelanjutan melalui praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1 Iwan Ridwan Faizal menegaskan perubahan perilaku lingkungan memerlukan proses yang dekat dengan keseharian masyarakat.

“Program lingkungan yang kami implementasikan bukan sekadar kegiatan sesaat, tetapi menjadi bagian dari proses pembiasaan. Ketika masyarakat merasakan langsung manfaatnya bagi kesehatan lingkungan dan produktivitas pekarangan, di situlah keberlanjutan tumbuh dari kesadaran mereka sendiri,” ujarnya.

Perubahan dari program yang dilakukan oleh PEP Lirik kini mulai terasa. Sampah yang sebelumnya menjadi beban lingkungan, perlahan bertransformasi menjadi sumber manfaat.

Pekarangan rumah yang dulunya terabaikan, kini tumbuh menjadi ruang produktif yang mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus menghadirkan lingkungan yang lebih sehat.

Melalui Bank Sampah SMP Negeri 1 Lirik dan Program Kampung Iklim (Proklim) Desa Lambangsari V, PEP Lirik menghadirkan ruang belajar sekaligus praktek nyata pengelolaan sampah dari sumbernya di SMPN 1 Lirik, siswa mengolah sampah plastik dari sekolah dan rumah menjadi ecobrick dengan dukungan mesin pencacah plastik, menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

Sementara di Desa Lambangsari V, pengelolaan sampah rumah tangga dikembangkan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati melalui komposter dan biopori yang terintegrasi dengan pemanfaatan pekarangan.

Dukungan benih cabai, mesin pencacah organik, serta bor biopori sejak 2025 turut memperluas praktik ini di tingkat rumah tangga, sekaligus menghasilkan kompos yang dimanfaatkan untuk pertanian dan kebun warga.

Upaya ini juga diperkuat melalui pengembangan budidaya cacing (vermikultur) bersama Kelompok Tani Berkat Usaha.

Lewat program Pulsa Cacing (Pengolahan Unik Limbah Sapi dan Sawit untuk Budidaya Cacing), limbah organik diolah menjadi vermikompos yang bernilai ekonomi.

Selain mengurangi limbah, program ini juga mendorong produktivitas pertanian, termasuk pengembangan kebun buah naga organik.

Ketua KWT Melati Desa Lambangsari V, Sri Wiji Rahayuningsih, merasakan langsung perubahan tersebut. “Dulu sampah dapur hanya dibuang, sekarang kami olah jadi kompos dan pupuk cacing untuk tanaman sendiri. Pekarangan jadi lebih produktif, hasil panen juga meningkat,” tuturnya.

Iwan menambahkan, penguatan kapasitas kelompok menjadi kunci keberlanjutan. “Kami ingin masyarakat menjadi pelaku utama, bukan sekadar penerima manfaat. Dari situlah inisiatif lingkungan bisa terus berkembang secara mandiri,” katanya.

Di momentum Hari Bumi ini, rangkaian inisiatif PEP Lirik menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Upaya ini sekaligus berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 6 (air bersih dan sanitasi), 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), serta 17 kemitraan untuk mencapai tujuan. (Fauzi MHC)

Post Views: 58

Related Posts:

  • GridArt_20260821_112957587
    Konsisten Beri Dampak, PHR Regional 1 Hadirkan…
  • 1777033518-picsay
    PHR Zona 1 Raih Dua Penghargaan Tertinggi di Ajang…
  • IMG-20260703-WA0000
    Jacob Ereste ; Pelayanan Umum Untuk Fasilitas Publik…
  • IMG-20260704-WA0027
    Jacob Ereste : Peluang dan Kesempatan Partai Buruh…
  • 1782380235-picsay
    JACOP ERESTE : Upaya Memulihkan Kepercayaan Publik…
  • IMG-20260805-WA0005
    Pertamina EP Jambi Imbau Masyarakat Tidak…

Post navigation

Previous: Dua Tersangka Kasus Narkoba Jenis Sabu Diringkus Polsek LBJ Ditempat Terpisah 
Next: Kapolsek LBJ, Aksi Sosial Penimbunan Jalan Poros di Desa Pondok Gelugur Sepanjang 1,2 KM Kec. Lubuk Batu Jaya

Related Stories

GridArt_20260902_110310732_2
  • UMUM

Koptan JDKM Mitra PT APN Intensifkan Perawatan Jalan Kebun, Dukung Kelancaran Produksi TBS

Redaksi 2 September 2026
GridArt_20260826_143022687
  • UMUM

Wabup Hendrizal Hadiri Maulid Nabi di Balai Adat Airmolek, Ratusan Jemaah Antusias Turut Hadir

Redaksi 26 Agustus 2026
17525617776-img-20260823-wa0023 (1)
  • UMUM

Kuasa Hukum CV Java Victory Bantah Tuduhan Perampasan 376 Hektare, Ungkap Fakta Mediasi Dengan Kelompok Tani Lubuk Umbut

Redaksi 23 Agustus 2026

#MAN 1 Pekanbaru Adm Admin Baron berita riau Damkar Airmolek Damkar Indragiri Hulu Hukum Indragiri Hulu kasus narkoba LAMR Pasirpenyu narkoba rengat newshuntersinhu.com polres inhu sabu inhu TNI Umum

  • TEAM REDAKSI