Newshunters.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Milik Daerah (BPKAD).Kabupaten Indragiri Hulu melakukan inventarisir dan pengukuran lahan Aset Daerah di kelurahan Tanjung Gading kecamatan pasir Penyu. Selasa (21/4/2026) pagi.
Adapun kegiatan inventarisir dan pengukuran ulang tersebut di hadiri Kepala badan BPKAD (Ria Herlina), Kabit Aset. (Winda Meikel). Camat Pasir Penyu (Yusri Erdi.) Sekcam (Herdi setiawan). Lurah Tanjung gading (Dewi Monalisa) Toko masyarakat Pasir Penyu (Hatta Munir) dan juga staf kelurahan dan Toko masyarakat Kelurahan Tanjung Gading.
Usai digelar pengukuran menurut Toko masyarakat Kelurahan Tanjung Gading H. Baharuddin menyampaikan” Dulunya lahan ini merupakan lahan karet milik perusahaan swiss. Lalu di hibahkan kepada LLAJ yang sekarang bernama Dishub Kabupaten Inhu. Tetapi seiring berjalannya waktu timbul persoalan lahan ini di klem oleh Pak Marpaung katanya lahan ini miliknya.
Kami sebagai masyarakat tentu menjadi heran atas klem Pak Marpaung tersebut bagai mana pula beliau bisa mendapatkan tanah ini. Pada saat mediasi dari pihak Pak Marpaung tidak mau memperlihatkan suratnya agar bisa ditelaah.
Setahu kami sejak lama tanah ini milik pemerintah diperuntukan kantor LLAJ. Oleh sebab itu kami berharap kepada pemerintah Daerah agar segera menyelesaikan persoalan ini. Agar aset pemerintah ini bisa bermanfaat untuk kepentingan fasilitas Umum.” Harap H.baharuddin
Senada disampaikan Toko masyarakat Pasir Penyu Hatta Munir” kami berharap dan mendorong kepada Pemerintah Inhu melalui BPKAD agat segera menuntaskan persoalan ini. Agar aset pemerintah ini kedepannya bisa dibangun untuk pasilitas Publik,” pungkas Hatta Munir.
Ditempat yang sama Kepala badan BPKAD Kab, Inhu.Ria Herlina menyampaikan kepada awak media pada hari ini kami turun bersama Tim untuk menginventarisir dan mengukur lahan ini.
“Kami sudah berkoordinasi kepada pihak kejaksaan Negeri rengat melalui kasi Datun. Dan kami juga sudah berkerja sama dengan BPN. Semoga persoalan ini segera terselesaikan dengan baik.” Terang Ria Herlina.
Awak Media berupaya melakukan konfirmasi dengan pak Marpaung Hingga berita ini di terbitkan belum ada komentar dan tanggapan dari keluarga J.Marpaung dihimpun. (NHIC)






