Skip to content
NEWS HUNTERS INHU

NEWS HUNTERS INHU

Primary Menu
  • Beranda
  • UMUM
  • HUKUM
  • TNI
  • POLRI
  • OLAHRAGA
  • TEAM REDAKSI
Live
  • Home
  • UMUM
  • Jacob Ereste : Diskusi Santai GMRI Kamis – Senin, Mengulik Akar Spiritual Leluhur bangsa Timur
  • UMUM

Jacob Ereste : Diskusi Santai GMRI Kamis – Senin, Mengulik Akar Spiritual Leluhur bangsa Timur

Redaksi 11 Juli 2026 3 minutes read
IMG-20260711-WA0008

Pecenongan, Newshunters – Acara diskusi rutin GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) Kamis-Senin, 9 Juni 2026 di Sekretariat, Jl. Ir. H. Juanda No. 4 A, Jakarta Pusat, diawali pembahasan spontan tentang gebrakan pihak Kepolisian menggeledah sejumlah tempat — rumah di Sentul dan Cafe de’Clan yang terkait dengan Jampidsus (Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus) Febrie Adriansyah yang sedang viral dan menjadi pergunjingan hangat publik.

Sehingga dari kilasan pembahasan tersebut lahir tulisan bergaya satire “Upaya Membedah Rumah Yang Sudah Bobrok dan Bocor di Semua Tempat Memang Harus Segera Dilakukan Presiden Sekarang Juga”, agar segenap penghuninya dapat segera terbebas dari ancaman kemiskinan berkelanjutan seperti yang diamanahkan oleh UUD 1945, terbebas dari kemiskinan dan kebodohan.

Ikhwal kemiskinan dan kebodohan menjadi topik bahasan utama yang membenarkan segala bentuk tindakan pencegahan dan pemberantasan beragam jenis dan model korupsi di Indonesia yang terus berkembang liar hingga tidak lagi bisa disangkal telah menjadi semacam budaya baru — kalau tidak bisa dikatakan ideologi dari pejabat publik — yang ingin cepat kaya untuk dapat terus mempertahankan jabatan atau kekuasaan dirinya, karena tidak lagi hendak menjalankan amanah atau etos pengabdian hingga berhak menyandang julukan kehormatan sebagai abdi negara untuk melayani rakyat.

Diskusi yang seru ini sudah dimulai penulis bersama Joyo Yudhantoro, lalu ditimpali Sri Eko Sriyanto Galdendu hingga kemudian harus memisahkan diri untuk menerima rombongan Rosa dan kawan-kawan untuk konsultasi tentang berbagai hal dengan Sri Eko Sriyanto Galgendu sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara.

Sesaat kemudian Zainul ikut bergabung seakan menggantikan Sri Eko Sriyanto Galgendu, hingga topik politik semakin meluas terbahas, sesuai dengan kondisi dan situasi yang sedang memanas di negeri ini.

Hingga kemudian Zainul menganggap penting untuk mengajak kedua koleganya ikut bergabung untuk menemukan kesamaan simpul dalam gerakan kebangkitan kesadaran dan pemahaman spiritual agar semakin cepat membumi dan menjadi landasan sikap serta perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatasi carut marut perilaku serta pola hidup hedonis yang lebih cenderung — bahkan dominan orientasinya pada hal-hal yang bersifat material, hingga jadi kering nilai-nilai spiritual. Padahal, kerusakan yang terjadi di bumi — tak hanya di Indonesia — lantaran manusia abai pada etika, moral dan akhlak mulia manusia sebagai penjaga rahmatan lil alamin.

Pemimpin politik dan pemimpin spritual, pemimpin agama dan sosok pemimpin dalam bidang lainnya memang tidak cuma memiliki etika, miral dan akhlak mulia semata, kn atena sosok seorang pemimpin perlu memiliki keberanian untuk melakukan perubahan menuju tatanan negara dan bangsa yang lebih baik dari kondisi seperti yang ada sekarang, sehingga dapat membangun peradaban yang lebih manusiawi, dan menghargai alam dan budaya serta nilai-nilai spiritual dan keagamaan hingga dekat dengan Tuhan.

Pada babak ini diskusi informal Kamis-Senin GMRI semakin gayeng setelah bergabung dua sahabat dan kerabat GMRI lainnya, Sambang Sutjipto dan Vgh. Tarno Tuna, hingga diskusi santai GMRI usai sholat Isya dengan berbagi pengalaman dan pandangan spiritual yang lebih mendalam mengakar pada budaya dan tradisi leluhur kita yang sangat dahsyat dan kuat dibanding spiritual bangsa barat.

Realitasnya begitulah, ketika mengulik Akar Spiritual Leluhur Bangsa Timur jauh lebih dalam menghunjam di kedalaman hati. Karena spiritual Barat mencari energi kedahsyatan spiritual di luar diri, sedangkan Bangsa Timur justru masuk pada kedalaman batin. (Rilise)

Post Views: 12

Related Posts:

  • IMG-20260717-WA0015
    Jacob Ereste : Tragedi Korupsi Dalam Mitos Pendekar…
  • IMG-20260725-WA0014
    Jacob Ereste : Upaya Percepatan Gerakan Kebangkitan…
  • 1782380235-picsay
    JACOP ERESTE : Upaya Memulihkan Kepercayaan Publik…
  • IMG-20260703-WA0000
    Jacob Ereste ; Pelayanan Umum Untuk Fasilitas Publik…
  • 1781766829-picsay
    Langkah Positif  SMSI Membantu Mahkamah Agung…
  • IMG-20260704-WA0027
    Jacob Ereste : Pemberitaan Dari Instansi Kepolisian…

Post navigation

Previous: Koramil 04/PP Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Sinergi TNI dan Masyarakat
Next: Babinsa Desa Candirejo Gelar Komsos, Tekankan Pentingnya Keamanan dan Kebersihan Lingkungan

Related Stories

GridArt_20260728_165832089
  • UMUM

Jalan Jalur Dua Tak Mampu Tampung Aktivitas Bongkar Muat, Warga Gelar Rapat, Minta Pemerintah Bangun Terminal Barang di Jalan Elak Airmolek

Redaksi 28 Juli 2026
IMG-20260717-WA0015
  • UMUM

Jacob Ereste : Mengingat Lupa Istilah Londo Ireng Yang Populer di Kampung Kami

Redaksi 27 Juli 2026
GridArt_20260726_143442765_1
  • UMUM

Ketua Elang 3 Hambalang Riau Apresiasi KSO Agrinas, Koptan RJM dan Koptan JDKM Serahkan Ribuan Sembako dan Insentif Puluhan Guru Mengaji

Redaksi 26 Juli 2026

#MAN 1 Pekanbaru Admin Baron berita riau Damkar Airmolek Damkar Indragiri Hulu Hukum Indragiri Hulu kasus narkoba LAMR Pasirpenyu narkoba rengat newshuntersinhu.com polres inhu sabu inhu TNI Umum

  • TEAM REDAKSI