Newshuntersinhu.com – Guna mengantisipasi kondisi darurat di tengah masyarakat, khususnya potensi kebakaran dan bencana lainnya, masyarakat berharap petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Airmolek dapat bersiaga penuh selama 24 jam.
Harapan tersebut disampaikan oleh Datok H. Agustiar Akhalik, SP selaku Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR Kawasan Pasirpenyu. Ia menilai kesiapsiagaan petugas Damkar merupakan faktor krusial dalam memberikan respons cepat terhadap berbagai kejadian yang tidak terduga.
Menurutnya, peran Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai kondisi darurat lainnya, seperti penyelamatan, evakuasi, hingga bantuan kemanusiaan.
“Kami berharap driver Damkar Pos Airmolek dapat siaga 24 jam. Dengan begitu, ketika masyarakat membutuhkan bantuan darurat, petugas dapat langsung bergerak cepat,” ujar Agustiar.
Ia menambahkan, tingginya aktivitas masyarakat di wilayah Pasirpenyu dan sekitarnya turut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran maupun insiden darurat lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan maksimal dari seluruh unsur pendukung.
Selain itu, ia juga mengajak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memberikan perhatian serius terhadap sarana dan prasarana Damkar, termasuk ketersediaan personel serta dukungan operasional.
“Kesiapan armada dan petugas sangat menentukan keselamatan masyarakat. Jangan sampai terjadi keterlambatan penanganan hanya karena keterbatasan personel atau sistem piket yang belum optimal,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Danpos Damkar Pasirpenyu, Herman, turut memberikan tanggapan terkait kondisi di lapangan. Ia mengakui bahwa saat ini jumlah driver Damkar masih terbatas, sehingga menyulitkan penerapan sistem siaga penuh selama 24 jam.
“Kami memang membutuhkan tambahan driver Damkar. Dengan personel yang ada saat ini, cukup berat untuk menerapkan sistem standby 24 jam secara optimal,” ungkap Herman.
Ia juga berharap adanya perhatian dari pimpinan untuk segera menambah jumlah personel, khususnya driver, guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap penambahan personel dapat segera direalisasikan, agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan maksimal,” tambahnya.
Herman menegaskan, dengan kesiapsiagaan penuh serta dukungan personel yang memadai, setiap kejadian darurat diharapkan dapat ditangani secara cepat dan tepat, sehingga risiko kerugian dapat diminimalisir.
Sementara itu, Direktur PDAM Rubianto, SH melalui Kepala Cabang PDAM Kecamatan Pasirpenyu, Raja Asrizul, menyampaikan bahwa pihaknya selama ini telah menjalin kerja sama dengan tim Damkar, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air saat terjadi kebakaran.
Menurutnya, kolaborasi tersebut berjalan dengan baik dan mendukung upaya penanganan berbagai kejadian darurat, baik di kawasan permukiman maupun dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Selama ini koordinasi antara PDAM dan Damkar berjalan baik. Ke depan, kami berharap pimpinan Damkar dapat segera memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh Pos Damkar Airmolek,” ujar Raja Asrizul.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak serta peningkatan kesiapsiagaan, diharapkan pelayanan Damkar Pos Airmolek semakin optimal dalam melindungi masyarakat dari berbagai risiko bencana.
(Fz)






