TNI Newshunters – Kegiatan pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap V yang berlokasi di Desa Talang Perigi, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, terus berjalan sesuai rencana. Per hari Minggu (16/08/2026), progres keseluruhan pekerjaan telah mencapai angka 40,35 persen.
Jembatan ini nantinya akan berfungsi sebagai penghubung antara Desa Talang Perigi dengan Desa Talang Maju dan Desa Talang Limau, dengan panjang bentangan mencapai 30 meter di atas sungai selebar 17 meter.
Kondisi sungai setempat memiliki kedalaman air 2 hingga 3 meter pada kondisi normal, serta ketinggian air mencapai 7 meter saat musim banjir dengan kecepatan arus air sekitar 2 meter per detik. Jembatan ini nantinya akan dimanfaatkan oleh sekitar 600 warga di wilayah tersebut.
Hingga saat ini, beberapa pekerjaan utama telah tuntas dilaksanakan 100 persen, antara lain pemasangan bautplank, pembersihan lahan dan badan jalan akses distribusi material, serta penyiapan dan pembersihan lokasi pondasi.
Sementara itu, pembuatan pondasi jembatan telah mencapai 73 persen, distribusi material 46 persen, dan pembuatan garpu serta anchor mencapai 23 persen.
Pekerjaan lainnya seperti pengelasan gapura, pemasangan pagar kawat, plang anjuran, pengecatan, serta bentangan seling masih dalam tahap persiapan.
Pembangunan ini bersumber dari anggaran Mabesad yang dikelola oleh Kodim 0302/Indragiri Hulu, dengan alokasi dana yang telah diterima sebesar Rp100.000.000. Pelaksanaan pekerjaan melibatkan 5 personel TNI dan 3 tenaga kerja harian. Cuaca di lokasi pembangunan sepanjang hari ini terpantau cerah.
Adapun kendala yang dihadapi di lapangan antara lain lokasi jembatan yang jauh dari jalan utama serta akses jalan yang cukup sulit dilalui saat hujan, sehingga pendistribusian material harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati. Kegiatan saat ini difokuskan pada perakitan besi tapak bawah sisi tepi jembatan.(**)






