INHU, NEWSHUNTERS – Koperasi Tani Jerry Dokter Karya Mandiri (JDKM) terus meningkatkan program pemeliharaan kebun kelapa sawit yang dikelola melalui Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Agrinas. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga produktivitas kebun sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja yang terlibat dalam pengelolaan perkebunan.

Manajer Kebun Koptan JDKM mengatakan pemeliharaan kebun menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung peningkatan produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
“Hingga saat ini Koptan JDKM terus melaksanakan berbagai kegiatan pemeliharaan kebun, di antaranya pembersihan pelepah atau pruning, pemupukan, pengendalian gulma dengan penyemprotan herbisida, serta pemeliharaan infrastruktur jalan kebun,” ujar Eric Agus Indrawan SP saat ditemui di ruang kerjanya di Klinik Victory Airmolek, Kamis (30/7).
Menurutnya, kegiatan pruning dilakukan untuk membuang pelepah yang tidak produktif sehingga tanaman dapat tumbuh lebih optimal dan mempermudah proses panen.
Sementara pemupukan dilakukan secara berkala guna memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman agar produksi tetap meningkat.

Selain itu, pengendalian gulma atau meracun juga menjadi perhatian serius agar areal kebun tidak ditumbuhi semak belukar yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman serta aktivitas operasional di lapangan.
“Pemeliharaan jalan kebun juga menjadi prioritas karena sangat penting untuk memperlancar mobilitas kendaraan pengangkut hasil produksi Infrastruktur yang baik akan mendukung efisiensi operasional dan mempercepat pengiriman hasil panen,” jelasnya.
Eric menambahkan, keberhasilan program pemeliharaan kebun tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan tenaga kerja yang terlibat dalam kegiatan perkebunan.

“Kami berharap melalui pemeliharaan yang berkelanjutan, produksi kebun dapat terus meningkat sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan tenaga kerja dan perekonomian masyarakat sekitar,” tutupnya. (Media Center)






