Sumbar, Newshunters.Com – Pasca Lonsor (Galodo) di Kabupaten Solok Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy ST berkoordinasi langsung dengan Wakil Bupati Solok, H Candra S.Hi untuk memastikan dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap penanganan darurat pasca longsor yang terjadi di Arosuka, Kabupaten Solok, pada Senin malam (21/9/2026).
Dalam komunikasi tersebut mantan Ketua Ikatan Ahli Tehnik Perminyakan Indonesia Periode 2006 – 2009 itu meminta laporan terkini mengenai kondisi di lapangan, dampak bencana, proses pencarian dan penyelamatan, kondisi akses jalan, serta kebutuhan mendesak yang diperlukan Pemerintah Kabupaten Solok.
Ketua Partai Gerindra Provinsi Sumbar dan Ketua Hipmi Sumbar 2025 – 2030 itu menegaskan, keselamatan masyarakat dan proses pencarian serta penyelamatan harus menjadi prioritas utama.
Pada saat yang sama, pembukaan akses jalan yang terdampak material longsor perlu dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan keselamatan petugas.
Dalam hal ini Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat. Pencarian dan penyelamatan korban harus menjadi perhatian utama, sembari akses jalan terus kita upayakan untuk dibuka, tegas Wagup Sumbar di Padang, Selasa dinihari (22/9/2026).
Berdasarkan laporan Wakil Bupati Solok, H Candra S.Hi sedikitnya dua akses jalan terputus akibat material longsor. Tim gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan pembersihan material sekaligus membuka kembali akses yang terdampak.
Wabup Solok menyampaikan, longsor dilaporkan terjadi sebanyak dua kali secara beruntun. Material longsor juga berdampak terhadap kantor instansi pemerintahan dan rumah warga.
Berdasarkan informasi sementara dari masyarakat, terdapat dua kendaraan yang terjebak material longsor, masing-masing mobil boks dan minibus.
“Untuk korban jiwa belum diketahui. Saat ini Tim SAR masih melakukan penelusuran dan kami bersama sejumlah pihak terkait terus melakukan pemantauan di lokasi,” ujar Candra.
Proses penanganan di lapangan, lanjut Chandra, menghadapi sejumlah kendala. Kondisi medan cukup berat, aliran listrik di lokasi padam, hujan masih turun, dan jaringan internet mengalami gangguan sehingga komunikasi dan koordinasi tim menjadi terbatas.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Vasko, Pria Alumni UI Jebolan Tahun 2006-2009 itu meminta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemprov Sumbar segera memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan.
Salah satunya berupa alat berat jenis long arm untuk membantu membersihkan material longsor sekaligus membuka akses jalan yang terputus.
Vasko meminta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumbar segera menindak lanjuti kebutuhan tersebut dan mengoordinasikan penurunan alat berat ke lokasi.
Selain itu, Pemprov Sumbar juga mengupayakan dukungan sumber listrik dan jaringan internet portabel untuk menunjang proses pencarian dan penyelamatan serta menjaga kelancaran komunikasi tim di lapangan.
“Alat yang dibutuhkan segera kita koordinasikan untuk diturunkan. Termasuk kebutuhan listrik dan jaringan komunikasi portabel, kita upayakan agar penanganan di lapangan tidak terkendala,” ujar Vasko melalui sambungan telepon kepada Kepala OPD terkait.
Selain dukungan peralatan, Vasko meminta Pemkab Solok terus membantu proses evakuasi masyarakat yang berada di kawasan rawan menuju tempat yang lebih aman sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan longsor susulan. (Rilise – Candra Lim)






